Aplikasi Optical Character Recognition (OCR) terbukti mampu membantu mengkonversi data fisik menjadi data digital dengan lebih cepat. Namun di balik kemudahan itu, terdapat proses yang kompleks dibalik aplikasi OCR.
Pada artikel ini, Anda akan mengetahui bagaimana aplikasi OCR mendigitalisasi data, serta peran Anda dalam membantu aplikasi OCR menghasilkan data yang lebih akurat.
OCR bekerja dengan mengambil gambar dan kemudian menganalisa teks yang terdapat didalamnya, OCR menganalisa gambar per karakter dan mengenali pola huruf atau angka berdasarkan data latih termasuk variasi font, ukuran, dan gaya tulisan , hasil analisa karakter ini kemudian digabungkan dan diubah menjadi data teks digital.
Untuk mempermudah Anda memahami cara kerja OCR, singkatnya OCR terbagi dalam 4 alur kerja, yakni:
Peran manusia bukan hanya sebagai penyedia teknologi, namun lebih seperti orang tua yang harus mengawasi dan mengajar kepada anaknya.
Dibalik kemudahan yang diberikan, terdapat proses kerja yang kompleks pada aplikasi OCR, mulai dari menginput dokumen, membersihkan gambar agar teks di dalamnya dapat terbaca, menganalisa pola per karakter dari data latih yang sudah disiapkan, serta menyempurnakan data untuk dapat disimpan, dicari dan dimanfaatkan bersama data lain.
Peran manusia dalam OCR bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai pengawas yang memastikan kualitas input dan hasil output.
Dengan Pengalaman lebih dari 12 tahun, KLIK Group siap memberi konsultasi sesuai kebutuhan OCR dengan lebih cepat, akurat, dan mudah diintegrasikan.
Hubungi Kami
Manual data input is still frequently used in various business processes, but it is important to remember that
Optical Character Recognition (OCR) applications are proven to help convert physical data into digital data more quickly. However,
In many business processes, data is a crucial asset that must be properly processed and documented. However, many