Tantangan Penerapan AI pada Proses Video Analytics

Seiring perkembangan teknologi AI di berbagai sektor industri, video analytics menjadi salah satu teknologi yang semakin banyak dimanfaatkan. Dengan bantuan AI, video analytics mampu mengotomatisasi proses analisis video, menemukan pola, serta menghasilkan insight yang berguna untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Namun, di balik manfaat tersebut, penerapan AI dalam video analytics juga memiliki sejumlah tantangan yang perlu dipahami. Tanpa pemahaman yang tepat, ekspektasi terhadap AI video analytics bisa menjadi tidak realistis dan berpotensi menghambat implementasi di lapangan.

Pada artikel ini, Anda akan memahami peran AI dalam video analytics serta tantangan utama yang perlu diperhatikan sebelum mengimplementasikannya.

Peran AI pada Video Analytics

Penerapan AI pada video analytics berperan besar dalam mengotomatisasi proses pengolahan data pada video dalam skala besar. Dengan teknologi AI, bisnis dapat memanfaatkannya dalam mengenali objek, mendeteksi aktivitas, serta mengetahui pola dan tren berdasarkan rekaman video.

Penerapan AI pada video analytics mampu  membantu berbagai industri untuk:

  • Mengoptimalkan proses operasional dengan mengotomatisasi pemrosesan data dan mengurangi kelalaian manusia pada pemantauan manual.
  • Menghasilkan insights dari proses analisis data, pola, dan tren untuk membantu pengambilan keputusan berdasarkan data.
  • Meningkatkan keamanan melalui pendeteksian aktivitas mencurigakan secara otomatis.

Semua itu dapat diraih dengan memanfaatkan data yang diraih oleh kamera pengawas, dan kemudian data tersebut dianalisis dan dijadikan bahan pembelajaran kedepannya.

Tantangan Yang Dihadapi Dalam Penerapan AI

Di balik keunggulan yang diberikan, tentu terdapat tantangan dalam menerapkan AI pada video analytics. Salah satu tantangan yang paling relevan adalah paradoks moravec.

Paradoks Moravec merupakan hasil pengamatan dari peneliti robotika pada tahun 1980-an, dijelaskan bahwa tugas-tugas yang tampaknya mudah bagi manusia, justru sering sekali sulit dilakukan oleh AI.

Di dalam video analytics, tantangan tersebut berdampak pada:

  • Identifikasi Obyek
    AI akan kesulitan dalam mengidentifikasi obyek pada lingkungan yang padat, obyek saling menutupi, sudut pengambilan video.
  • Kualitas Data
    Resolusi kamera yang tajam dan cukupnya pencahayaan akan mempengaruhi akurasi analisis data, karena kualitas data akan mempengaruhi performa dari AI itu sendiri.
  • Pemahaman Situasi dan Konteks
    Tanpa data yang cukup dan relevan, AI akan kesulitan untuk memahami konteks dari suatu kejadian, sehingga AI sulit membedakan aktivitas normal dan aktivitas yang beresiko.

Hal Yang Perlu Diperhatikan dalam Implementasi AI Video Analytics

Meski kita dapat melatih mesin AI untuk mengenali pola dan bentuk objek, namun AI bukan solusi serba bisa. AI masih memiliki keterbatasan dibandingkan kemampuan intuisi serta pemahaman manusia dalam mengidentifikasi objek, serta menafsirkan konteks dari lingkungan yang kompleks.

Oleh karena itu, peran manusia tetap penting dalam proses video analytics dalam membantu mengelola, melatih model, dan memantau performa AI agar kinerjanya dapat berkembang dan tetap optimal seiring bertumbuhnya waktu. 

Bisnis yang ingin menerapkan AI video analytics juga perlu membangun ekspektasi yang realistis, dengan tetap mengedepankan kolaborasi antara AI dan manusia untuk mendapat hasil yang terbaik.

Wujudkan AI Video Analytics yang Tepat untuk Bisnis Anda

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda bersama KLIK Group dan temukan solusi AI yang tepat, realistis, dan berkelanjutan.

Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang Transformasi Digital, KLIK Group siap membantu Anda merancang dan mengimplementasikan solusi AI Video Analytics yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan kondisi lapangan.

Hubungi Kami