Pendekatan Cloud Native dalam Transformasi Digital

Inovasi Transformasi Digital yang dimulai dengan kontainer dan arsitektur Microservices yang berjalan di lingkungan multi-kluster dan multi-cloud. Hal ini dibangun berdasarkan prinsip DevOps dan Metodologi Agile serta dikelola melalui pengotomatisan CI/CD.

Cloud Native Image

Adopsi cloud-native menjadi tren teknologi yang umum sejak tahun 2018. Menurut Gartner’s key trend dalam PaaS dan Platform Architectures pada tahun 2019, teknologi platform berpindah dari arsitektur lama ke desain Cloud-Native.

Saat ini, organisasi ingin merancang dan menjalankan operasi digital mereka untuk menjaga keunggulan kompetitif, mendeploy produk lebih cepat, dan mengontrol biaya. Arsitektur cloud-native dapat mencapainya dengan menawarkan ketersediaan tinggi, performa, dan ruang untuk inovasi, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna.

Virtualisasi meningkatkan kepadatan komputasi dengan pendekatan konsolidasi, tetapi aplikasi masih dikemas ke dalam satu tempat yang perlu dibangun, diuji, dan didistribusikan. Proses pembangunan, pengujian, dan distribusi ini lambat.

Cloud Native Image

Cloud-Native memecah fungsi monolitik menjadi banyak komponen yang terhubung. Dengan demikian, sistem menjadi lebih mudah untuk dikembangkan, disesuaikan, ditingkatkan, dan diskalakan. Dengan ini secara signifikan mengurangi upaya dan kompleksitas operasional untuk memberikan ketangkasan, kecepatan, dan waktu ke pasar dari layanan digital.

Aplikasi terdahulu didasarkan pada Arsitektur Berorientasi Layanan (SOA). Sedangkan solusi Transformasi Digital saat ini didasarkan pada arsitektur Microservices di mana setiap layanan independen dari yang lain dalam hal logika bisnis, pembangunan, implementasi, dan pembaruan.

Karakteristik Microservices ini membuatnya menjadi kandidat yang sempurna untuk distribusi kontainer yang memungkinkan abstraksi dan pemeliharaan yang mudah.

Cloud Native Image

Platform orkestrasi kontainer seperti Kubernetes, memungkinkan pembangunan dan distribusi aplikasi portabel dan berjalan dari mana saja tanpa harus khawatir tentang lingkungan yang berbeda, sehingga meningkatkan fleksibilitas distribusi dan pengelolaan.

Saat transformasi digital memungkinkan organisasi untuk meningkatkan model bisnis mereka, komputasi cloud-native memperbaiki model pengiriman organisasi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi digital.

Cloud-native menawarkan pengembangan dan implementasi besar-besaran yang cepat serta penghematan biaya pada infrastruktur dan operasi, sehingga cocok untuk platform dan aplikasi digital.

Artikel Terkait

Lihat Lainnya
The Role of AI in OCR: How AI Is Utilized to Accelerate the Data Digitization Process
The Role of AI in OCR: How AI Is Utilized to Accelerate the Data Digitization Process

To digitize documents, businesses are already familiar with OCR (Optical Character Recognition) applications. However, traditional OCR often has

How Does OCR Work and What Is Its Role in Business Digitization?
How Does OCR Work and What Is Its Role in Business Digitization?

In the era of digital transformation, manual document processing is not only time-consuming, but also prone to human

The Important Role of Optical Character Recognition (OCR) for Business
The Important Role of Optical Character Recognition (OCR) for Business

In daily business operations, it is common to deal with a lot of physical documents that need to