Bagaimana OCR Mengolah Dokumen Secara Otomatis

Data merupakan aset penting bagi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Namun, sebagian besar data masih tersimpan dalam bentuk dokumen fisik maupun gambar. Agar dapat dimanfaatkan secara optimal, data tersebut perlu didigitalkan.

Pada banyak perusahaan, proses digitalisasi masih dilakukan secara manual. Ketika jumlah dokumen mencapai ratusan hingga ribuan, metode ini dapat menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

Teknologi OCR (Optical Character Recognition) hadir untuk mempermudah proses digitalisasi tersebut.

Pada artikel ini Anda akan mengetahui:

  1. Apa itu OCR?
  2. Mengapa memerlukan OCR?
  3. Kapan Memerlukan OCR?

Apa Itu OCR

OCR merupakan singkatan dari Optical Character Recognition, sebuah teknologi yang dimanfaatkan untuk mengkonversi data pada dokumen fisik menjadi data berbentuk digital untuk Anda manfaatkan.

Contoh, saat perusahaan Anda memiliki ratusan invoice, data pelanggan dalam bentuk fisik maupun gambar. OCR dapat membaca teks pada dokumen tersebut dan mengubahnya menjadi data digital yang dapat dicari, disimpan, maupun diproses langsung oleh sistem. 

Sesuai nama lengkapnya, Optical Character Recognition bekerja dengan mengenali setiap karakter yang terdapat pada dokumen maupun gambar. Pengenalan ini dilakukan dengan mendeteksi karakteristik dari tiap huruf.

Mengapa Memerlukan OCR?

Dalam pemanfaatannya, Anda mampu menghemat waktu dalam mendigitalkan dokumen tanpa harus melakukannya secara manual, Anda juga mampu mengurangi risiko human error yang mungkin terjadi saat melakukan digitalisasi manual.

Hanya dengan kamera dan aplikasi, OCR mampu membaca dan mengenali teks dari sebuah gambar, sehingga dapat membantu bisnis untuk:

  • Mendigitalkan dokumen fisik.
  • Mengotomatiskan proses memasukkan data ke dalam sistem.
  • Membantu Pengelolaan data untuk memudahkan pencarian serta analisis data menjadi lebih efisien.

Proses yang awalnya memakan waktu kini bisa dilakukan secara cepat, akurat, dan scalable.

Kapan Perlu OCR?

OCR tak hanya digunakan untuk skala besar saja, namun dapat dipertimbangkan jika Anda mulai menghadapi:

  • Perusahaan masih memasukkan data secara manual
    Jika tim Anda masih menginput informasi dari dokumen fisik ke dalam sistem, OCR dapat membantu mengurangi pekerjaan repetitif tersebut.
  • Volume dokumen terus meningkat
    Semakin besarnya dokumen yang harus diinput secara manual, proses tersebut akan meningkatkan risiko human error.
  • Data perlu dianalisis lebih cepat
    Saat Anda masih mengandalkan metode manual dalam mencari data dan menganalisisnya, OCR mampu mengoptimalkan tugas tersebut sehingga Anda dapat berfokus pada pengambilan keputusan.

Digitalkan Data, Kuatkan Peluang!

Dengan pengalaman 12 tahun menghadirkan Transformasi Digital bertenaga AI, KLIK Group siap membantu bisnis Anda mengubah dokumen fisik menjadi data digital yang lebih mudah dikelola, dicari, dan dianalisis melalui solusi OCR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Hubungi Kami

Artikel Terkait

Lihat Lainnya
Pendekatan Cloud Native dalam Transformasi Digital
Pendekatan Cloud Native dalam Transformasi Digital

Inovasi Transformasi Digital yang dimulai dengan kontainer dan arsitektur Microservices yang berjalan di lingkungan multi-kluster dan multi-cloud. Hal

Peran Kecerdasan Buatan pada Bisnis Digital
Peran Kecerdasan Buatan pada Bisnis Digital

Munculnya Kecerdasan Buatan (AI) menjadi pemacu besar untuk bisnis bertransformasi secara digital. AI muncul lebih dari sekedar inovasi

Transformasi Digital Sebagai Kunci Utama Perkembangan Bisnis
Transformasi Digital Sebagai Kunci Utama Perkembangan Bisnis

Penting untuk sebuah usaha mengikuti perkembangan teknologi untuk tetap kompetitif pada bisnisnya. Proses bisnis yang dilakukan secara tradisional